PRESS RELEASE

 



Sabtu, 29 Juli 2023

MASYARAKAT PEDULI LINGKUNGAN : INOVASI DALAM PENGELOLAAN BANK SAMPAH MENUJU LINGKUNGAN KEBERLANJUTAN

Bale Sawala RW 10 Babakansari Kiaracondong

            Menangani dan mengelola sampah dengan tepat dapat menjadikan sampah sebagai bahan yang dapat dimanfaatkan. Sampah masih menjadi permasalahan yang dihadapi oleh berbagai negara, terlebih di negara berkembang seperti Indonesia. Kenaikan volume sampah berbanding lurus dengan bertambahnya jumlah penduduk. Setiap harinya puluhan ton diproduksi oleh kota-kota besar di Indonesia, sejauh ini sampah tersebut hanya dibuang dan dibiarkan menumpuk tanpa ada pengelolaan yang baik, di Kota Bandung 300 ton sampah tidak terangkut ke TPA tiap harinya, penumpukan sampah terjadi di 55 dari 135 TPS akumulasi sejak moment lebaran. Fenomena ini dapat menimbulkan bau tidak sedap yang akan mengganggu penduduk disekitarnya serta dapat menimbulkan berbagai dampak kesehatan yang serius.

            Bank sampah merupakan suatu sistem pengelolaan sampah kering secara kolektif (gotong royong) yang mendorong masyarakat untuk ikut berperan aktif di dalamnya. Program pengolahan melalui bank sampah dapat menjadi alternatif untuk menangani masalah sampah yang membawa manfaat ekonomi bagi pelakunya, bank sampah akan menampung, memilah dan menyalurkan sampah bernilai ekonomi pada pasar (pengepul/lapak) sehingga masyarakat mendapatkan keuntungan ekonomi dari menabung sampah.

            Masyarakat perlu mengetahui apa dampak membuang sampah sembarangan tanpa mengolahnya dengan baik. Karakter masyarakat yang kreatif dan mandiri sangat diperlukan untuk menuju lingkungan yang berkelanjutan karena pengelolaan sampah tidak terlepas dari gaya hidup masyarakat. Melalui isu topik yang telah dipaparkan diatas, kegiatan pengabdian kepada masyarakat kali ini, ibu Yayu Rahayu, S.E., M.M selaku dosen Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya dan juga para mahasiswa bimbingannya membuat seminar dengan tema Masyarakat Peduli Lingkungan: Inovasi dalam Pengelolaan Bank Sampah menuju Lingkungan Keberlanjutan yang dihadiri oleh ibu-ibu PKK RW 10 Babakansari Kiaracondong Kota Bandung sebagai peserta, dan dilaksanakan pada Sabtu, 29 Juli 2023 pukul 10.00 WIB yang diselenggarakan secara langsung di Bale Sawala RW 10 Babakansari Kiaracondong.

Penyampaian materi dilakukan oleh mahasiswa dengan bimbingan dari ibu dosen Yayu Rahayu, S.E., M.M dan telah disampaikan dengan baik kepada ibu-ibu PKK RW 10 Babakansari Kiaracondong Kota Bandung. Seperti yang telah diketahui, peran masyarakat sangat penting dalam membangun lingkungan yang berkelanjutan terutama dalam upaya pengelolaan sampah. Pemateri memberikan wawasan untuk meningkatkan kepedulian dan kesadaran masyarakat melalui tagline “jadi balad Kang PISMAN” dalam pengelolaan sampah. Para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan dan memahami materi yang disampaikan, dibuktikan dengan para peserta yang juga memberikan beberapa pernyataan pengalaman mereka dalam pengelolaan sampah dengan begitu kreatif kepada para pemateri.

Setelah materi selesai disampaikan, para peserta begitu antusias mengacungkan tangan untuk menjawab pertanyaan yang diberikan oleh tim pengabdian masyarakat dan memperebutkan hadiah yang telah disiapkan oleh tim bagi peserta yang dapat menjawab dengan benar. Pada akhir acara tim pengabdian masyarakat memberikan cinderamata sebagai bentuk rasa terima kasih kepada PKK RW 10 yang telah terlibat dan berpartisipasi mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat kali ini. Melalui kegiatan ini, besar harapan tim kepada ibu-ibu PKK RW 10 Babakansari Kiaracondong Kota Bandung untuk semakin semangat dan bersinergi untuk menjadi masyarakat yang kreatif dalam mengelola sampah dengan baik dan bijak.

Comments